Sugeng Suparwoto Dorong ITI Bermitra dengan Industri Nasional

    Sugeng Suparwoto Dorong ITI Bermitra dengan Industri Nasional

    JAKARTA - Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mendorong Institut Teknologi Indonesia (ITI) untuk bermitra dengan dunia industri nasional. Menurutnya, ITI telah memnuhi syarat sumber daya manusia unggulan yang dapat menciptakan produk-produk teknologi dengan kualitas bagus dan harga terjangkau (affordable).

    Hal tersbut disampaikannya usai memimpin tim kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI menyaksikan pameran karya dari mahasiswa ITI di Tangerang Selatan, Banten (10/4/2021). Ia pun mendorong agar produk-produk riset dari ITI dapat melakukan hilirisasi produk di tingkat industri nasional.

    “Nah inilah sebetulnya yang kita dorong dari Komisi VII karena mitranya Kemenristek dan BRIN juga lembaga seperti BPPT, LIPI dan sebagainya. ITI ini adalah institusi pendidikan yang kita dorong ke sana. Artinya kewajiban kita semuanya, produk-produk riset harus menjadi hilirisasi di tingkat industrialisasi, ” terang Sugeng.

    Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga mengapresiasi hasil karya kreatif dari mahasiswa-mahasiswa ITI yang memang dilihatnya sangat beragam. Ia meminta para mahasiswa tersebut tidak hanya selesai sekedar pada pembuatan prototype saja, namun bagaimana prototype tersebut bisa menjadi produk yang dijual secara masif yang dapat menjadi support assistance bagi industri.

    “Bayangkan ITI hanya selesai di seputar menyelesaikan proposal-proposal. Setelah itu menumpuk di perpustakaan dan besok meneliti itu lagi dan diulang-ulang, ” kilah Sugeng. 

    Sugeng menambahkan, saat ini Indonesia minim sekali produk-produk inovasi yang mendunia dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Hal itu disebabkan kurangnya dukungan riset pemerintah terhadap para mahasiswa. Untuk itu, ia meminta pemerintah memberikan komitmen dan perhatian terhadap institusi pendidikan seperti ITI ini.

    “Saya kira ITI harus ke sana arahnya. Sebagaimana industri 4.0 itu adalah mensyaratkan kemampuan-kemampuan bangsa kita yang mampu berpikir inovatif dan juga presisif dalam hal perhitungan-perhitungan. Tidak sekedar akurasi, tetapi adalah presisi. Maka dari itu, kami dari Komisi VII sangat men-support bagaimana Institut Teknologi Indonesia itu dikembangkan menjadi institut yang hebat, ” tukasnya. (er/es)

    Justisia

    Justisia

    Artikel Sebelumnya

    Azis Syamsuddin Sambut Baik Subsidi Ongkir...

    Artikel Berikutnya

    Transaksi Exspor - Impor PT.Sinar Laut ...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 178

    Postingan Tahun ini: 1932

    Registered: Jul 17, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 156

    Postingan Tahun ini: 1184

    Registered: May 25, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Postingan Bulan ini: 102

    Postingan Tahun ini: 532

    Registered: Oct 11, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR

    Postingan Bulan ini: 93

    Postingan Tahun ini: 344

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono Son

    Kemenkumham Jateng Ikuti Apel Pagi Bersama Pasca Idulfitri 1443H via Teleconference
    Kemunculan Ular Raksasa Kagetkan Lereng Wilis
    Satgas Covid-19 Biarkan Perbup Sampang di Langgar
    Komite SMAN1 Diduga Lakukan Pungutan Sebelum Penerimaan Ijazah dan Ujian Kenaikan Kelas

    Follow Us

    Recommended Posts

    Meski Jadi Wagub Sumbar, Harta Kekayaan Audy Joinaldy Tidak Bertambah ataupun Berkurang
    Kapolda Jawa Timur Sampaikan Bela Sungkawa Kepada Korban Laka Maut Bus Pariwisata di Tol Sumo
    Marawa 'Naik Daun'
    UPT se-Nusakambangan dan Cilacap termasuk Lapas Karanganyar Gelar Bakti Sosial
    Wabah PMK, Pasar Ternak Payakumbuh Sementara Ditutup