SA Institut Beri Apresiasi Kejaksaan Agung Progresif Bongkar Skandal Migor

    SA Institut Beri Apresiasi Kejaksaan Agung Progresif  Bongkar Skandal Migor
    Suparji Ahmad Direktur Solusi dan Advokasi Institut

    JAKARTA - Direktur Solusi dan Advokasi Institut (SA Institut), Suparji Ahmad mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terus berupaya membongkar skandal minyak goreng. Terbaru, jajaran yang digawangi Jaksa Agung ST Burhanuddin itu berhasil meringkus pria berinisial LCW.

    Suparji menilai penangkapan ini langkah progresif karena yang bersangkutan dikenal sebagai pengamat ekonomi dan juga dikabarkan konsultan perusahaan eksportir. Yang mana di antara oknumnya sudah ditetapkan seabagai tersangka.

    WIRAUSAHA.CO.ID
    market.biz.id WIRAUSAHA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Kita mengapresiasi jajaran kejaksaan yang terus berupaya mengusut tuntas kasus yang sudah membuat masyarakat susah ini. Penetapan LCW juga merupakan langkah progresif dari kejaksaan, " kata Suparji dalam keterangan persnya.Sabtu (21/5/2022) 

    Pria yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia ini menduga kuat tersangka LCW mempunyai kepentingan bisnis dalam tata niaga minyak goreng. Terlebih perannya yang kemungkinan besar sangat sentral di lingkaran tersebut.

    JOURNALIST.ID
    market.biz.id JOURNALIST.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Terlebih dalam waktu yang sama LCW sebagai orang swasta tanpa jabatan struktural diberikan peran di Kemendag untuk mengatur tata niaga minyak goreng bersama tsk IWW (dirjen daglu). Maka Kejaksaan perlu mendalami lebih jauh soal LCW itu, " tuturnya. 

    "Dalam pengambilan kebijakan itu, ternyata pemberian ijin eksport dilakukan secara melawan hukum karena syarat 20 persen distribusi dimanipulasi seoalah-olah telah memenuhi syarat tanpa cek and ricek di lapangan, " sambungnya.

    HUMAS.TV
    market.biz.id HUMAS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Suparji berharap, tim penyidik tetap fokus terhadap penyelesaian perkara atas 5 tersangka yang telah ditetapkan. Penyidik, kata dia, dalam penyelesaian perkara perlu fokus dan tidak bias dalam penanganan perkara. 

    "Artinya tidak perlu melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang tidak terkait dengan substansi perkara. Dan penyidik sampai saat ini tetap fokus dan belum mendapat keterangan dan fakta terkait pihak lain dan perusahaan pengekspor minyak lainnya, " tuturnya.

    Vixion 2017 Full Modif Keren
    market.biz.id Vixion 2017 Full Modif Keren
    4% Rp 25.000.000
    Beli sekarang!

    Di sisi lain, Ia tetap mengimbau masyarakat terus mengawal kasus ini agar penegakan hukum berjalan secara profesional berjalan sesuai temuan alat bukti. Yang terpenting, Suparji menekankan penegakan hukum harus berorientasi pada keadilan yang beradab dan tidak berlaku zalim terhadap hak asasi setiap warga negara. 

    JAkARTA
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Kunjungi Pasar Muntilan, Presiden Cek Langsung...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 91

    Postingan Tahun ini: 2699

    Registered: Jul 17, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 88

    Postingan Tahun ini: 1972

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 41

    Postingan Tahun ini: 711

    Registered: Nov 15, 2021

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 34

    Postingan Tahun ini: 775

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Sempat Vakum 2 Tahun, Lapas Purwokerto Kembali Fasilitasi Layanan Kunjungan Tatap Muka
    Kemenkumham Jateng Gelar Tennis Fun, Mantapkan Persiapan Turnamen PTP
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Lapsustik Purwokerto Kembali Layani Kunjungan Tatap Muka Bagi WBP

    Rekomendasi

    Babinsa Koramil 01/Blora Dampingi Vaksinasi Hewan Ternak
    Kapolsek Kasembon Hadiri FGD Anggota DPRD Kabupaten Malang, Cegah Penyebaran PMK
    Dinas Peternakan Nagekeo Pastikan akan Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Sebelum Disembelih
    Bentuk Tim Pendamping Keluarga, Ketua TP PKK Bantaeng Raih Penghargaan MKK 
    Babinsa Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Jalan Desa

    Ikuti Kami